top of page

DIA ADALAH IBUKU

  • Writer: tenda buku
    tenda buku
  • Mar 26, 2020
  • 1 min read

oleh Anggi Putri


Dia wanita setengah abad yang cantik,cerdas,baik,rendah hati,taat kepada tuhannya. Dia wanita yang mampu mematahkan anggapan negatif orang-orang disekitarnya bahwa tidak mungkin wanita itu mampu menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi.


Dia memang bukan lulusan sarjana dan dia juga bukan lulusan sekolah menengah,tapi dia mampu mengajarkan anaknya tentang pelajaran kehidupan,pelajaran yang tidak pernah kita peroleh dari bangku sekolah.


Dia mengajarkan bagaimana untuk tetap bertahan hidup dalam keadaan dan kondisi apapun dan dia mengajarkan bagaimana kekuatan keyakinan mampu mengantarkan kepada cita-cita. Di usia yang sudah tidak muda dia masih memiliki cita-cita, cita-cita yang sederhana, cita-cita yang tulus, cita-cita yang tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk bekal hidup anaknya agar mampu menjalani kehidupan ini. Karena dia menyadari jika dia tidak bisa mewariskan harta oleh karena itu dia hanya mampu meninggalakan ilmu yang mampu menjaganya.


Dia titipkan cita-cita itu kepada anaknya untuk melanjutkan sekolah yang tidak pernah ia dapatkan dulu. ketika anaknya bercerita tentang sekolahnya disitu dia juga merasakan bangku sekolah yang belum pernah didapatkannya dulu. dia wanita hebat kini dia mampu mengantarkan anaknya untuk mendapat pendidikan di perguruan tinggi.


Dia adalah ibuku..

Ibu,ketika aku memakai toga nanti itu adalah togamu,toga yang kau titipkan kepadaku.

Terimakasih ibu,terimakasih..

Semua yang ku lakukan ini hanya untukmu untuk kebahagiaanmu

Aku tidak mampu membalas semua kebaikanmu tapi aku akan berusaha untuk membahagiakanmu

kuatkan dirimu untuk terus mendoakanku

mendoakan anakmu yang sedang berjuang untuk mendapatkan cita cita yang kau harapkan selama ini.


Recent Posts

See All

Comments


© 2020 by Tenda Buku created with Wix.com

bottom of page